Banyak kendaraan tua yang unik di MUSEUM TRANSPORTASI


Halo, assallamualaikum teman-teman …..

Jangan bosen ya untuk mampir ke blog dan membaca tulisanku hehe, kalo kalian mau denger cerita mengenai perjalananku ke beberapa museum dan masih banyak hal lainnya yang akan aku ceritakan didalam blogku, kali ini perjalanan museumku terarah menuju Museum Transportasi sebenarnya ini adalah bukan perjalanan yang terencana melainkan beberapa waktu lalu aku sedang ingin sekali melihat dan memasuki anjungan-anjungan di Taman Mini Indonesia Indah, mengitari beberapa anjungan dan ketika aku berada di anjungan Sulawesi Utara atau Nusa tenggara kalo tidak salah hehe agak lupa, masuk dari gerbang depan dan tanpa sadar berjalan santai sambil melihat-lihat ternyata keluar melalui gerbang belakang yang dimana mata ini tertuju pada tulisan ‘Museum Transportasi’ di sebrang jalan hehe emang dasar udah jiwanya sukak tempat-tempat seperti itu jadi tanpa babibubebo aku langsung berjalan ke sebrang jalan memasuki museum tersebut, kalo ngga salah tiket masuknya pada saat itu 5.000 rupiah murah meriah bukan ?

Museum Trasnportasi adalah museum milik Kementrian Perhubungan dengan tujuan mengumpulkan, memelihara, meneliti, memamerkan bukti sejarah dan perkembangan transportasi, serta perannya dalam pembangunan nasional. Museum ini berdiri diatas lahan seluas 6,25 hektar. Pembangunannya dimulai pada tahun 1985 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1991. Disana ditampilkan berbagai moda transportasi yang mengandung nilai sejarah dan perannya dalam perjuangan bangsa. Keberadaan museum ini juga dimaksudkan untuk memberikan informasi sekaligus sebagai tempat rekreasi yang edukatif.
Ketika baru masuk area museum mata langsung diperlihatkan oleh pesawat Garuda Indonesia yang besar terparkir di area depan outdoor museum, disana kita bisa melihat bahkan bisa memasuki area dalam pesawat yang lengkap ada tempat duduk dan cabin pilot namun sayang sekali waktu aku kesana aku tidak dapat masuk karna sudah ditutup jadi ada jam operasionalnya dimana diperbolehkan masuk kedalam pesawatnya hanya sampai jam 3 huhu. Pameran disana diselenggarakan terdiri dari dalam dan luar ruangan. Pameran di dalam ruang dibagi menjadi beberapa tempat yang seolah-olah merupakan bangunan tersendiri yang disebut dengan modul, terdiri atas modul pusat, modul darat, modul laut dan modul udara, baik dengan benda asli, tiruan, miniatur, foto, maupun diorama.

Aku tertarik dengan beberapa gerbong kereta tua yang masih lumayan terawat disana, ternyata itu adalah jenis lokomotif generasi pertama Perusahaan Kereta Api Indonesia, termasuk rel kereta api dan terowongan, Kereta Api Luar Biasa (KLB) yang digunakan Presiden dan Wakil Presiden pertama Soekarno-Hatta pada waktu pemerintahan RI hijrah dari Jakarta ke Yogyakarta. Wah sungguh mengesankan mereka menata museum dengan masih lengkap sepaket beserta rel keretanya.  Aku lanjut masuk kedalam area indoornya agak jauh memang dari gerbang masuk museum ya itung-itung berolahraga hehe, disana aku menemukan beberapa jenis transportasi tradisional masa lampau yang mencakup transportasi darat dan laut dari berbagai daerah di Indonesia yang di pamerkan mulai dari alat trasportasi sederhana dengan menggunakan tenaga manusia, hewan atau angin; antara lain Cikar, Andong, Bendi, Becak, Perahu layar. Dan terlihat juga beberapa transportasi darat yang mencakup transportasi jalan raya, jalan baja, sungai, danau dan penyebrangan, berupa alat transportasi yang sudah menggunakan tenaga mesin awal sampai sekarang, antara lain Cikar DAMRI yang merupakan armada pertama. DAMRI berperan pada masa kemerdekaan tahun 1946 sebegai alat angkut logistic militer di Surabaya dan Mojokerto. Selain bus ada, mobil-mobil antic yang mungkin sudah berumur puluhan tahun lamanya, becak Siantar, berbagai jenis sepeda, sepeda motor dan lain-lain.


Muter-muter cukup melelahkan aku pergi ke atas area indoor dimana terdapat banyak foto, miniature, sparepart tua berbagai kendaraan disana, dan akhirnya aku menemukan ruangan ber-ac hahaha cukup terik pada hari itu ketika aku melakukan perjalanan ke Taman Mini Indonesia Indah, sekitar 15menit berdiam dan beristirahat barulah kami melihat-melihat barulah ku lanjutkan dan masuk ke area yang mungkin aku lupa namanya tapi berisikan diorama baju-baju seragam dari berbagai trasnportasi yang berbeda. Sama parnonya seperti museum yang sudah aku ceritakan sebelumnya yaitu Museum Pancasila Sakti, diorama di Museum Transportasi juga berukuran seperti manusia dengan ruangan yang hening dan tidak terlalu terang membuatku tidak mau berlama-lama disana hehe lagi lagi terasa sangat iseng karna tidak banyak pengunjung Taman Mini yang mendatangi museum-museum disana. Oh iya sebenarnya ada beberapa museum yang ada di Taman Mini Cuma aku gabisa jelajahi semuanya karna terbatas waktu aku kesana sudah cukup sore dan hampir gelap jadi museum yang lain sudah banyak ditutup mungkin lain kali akan aku jelajahi lagi museum-museum disana, terima kasih teman-teman sudah membaca dan semoga kalian juga bisa melihat dan mendatangi museum-museum yang ada dikota-kota kalian dan kita bisa berbagi cerita,see youJ


MENOLAK LUPA GERAKAN 30S/PKI


Haloo, hai teman-teman assallamualaikum….

Mari bercerita lagi, kali ini aku mau menuliskan tentang perjalananku ke salah satu Museum lagi hehehe. Iya sesuka itu ke museum jadi ya lumayan punya beberapa cerita untuk di share ke teman-teman biar kalian ada motivasi untuk mulai mencoba jalan-jalan ke museum jangan ke mall terus, padahal tiket masuk museum itu terbilang murah loh dari beberapa museum dijakarta atau mungkin kebanyakan museum menawarkan tiket masuk dibawah 10.000 bahkan ada yang dibawah 5.000 yang dimana uang segitu ga akan bisa buat masuk mall (alias buat bayar parkir yang berjam-jam), ya mungkin ada juga beberapa museum modern yang menawarkan harga tiket masuk diatas harga tersebut yang cukup mengocek kantong pelajar atau mahasiswa hehe. 
Tapi kenapa museum sepi peminat? membosankan berada di museum? menurutku tidak, museum itu tempat menambah wawasan yang mungkin kita ga tau jadi tau, atau mungkin yang kalian fikir kalian tau tapi ternyata bisa saja salah atau bahkan ternyata malah kalian gatau apa-apa. Menarik loh museum itu punya banyak cerita, banyak warna, bermain dengan emosional diri sendiri, melihat seni, melihat budaya, ah pokoknya main ke museum tuh pilihan yang top pisan kalo kata akutu.
Ada yang pernah dengar Museum Pancasila Sakti? atau Monumen Pahlawan Revolusi? Ya aku ingin bercerita mengenai tempat itu, museum yang tergolong dalam kategori ‘Museum yang seram di Jakarta’. Monumen Pancasila Sakti dibangun atas gagasan Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektare. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis. Museum atau monument yang terletak di Jl. Raya Pd. Gede, RT.1/RW.2, Lubang Buaya, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810, sebelum menjadi sebuah museum sejarah, tempat ini merupakan tanah atau kebun kosong yang dijadikan sebagai tempat pembuangan terakhir para korban Gerakan 30 September 1965 (G30S), di kawasan kebun kosong itu terdapat sebuah lubang sumur tua sedalam 12 meter yang digunakan untuk membuang jenazah para korban G30S. Sumur tua itu berdiameter 75cm.
Lagi dan lagi seperti biasa ketika memasuki Museum, hati merasa sedih dan kecewa terhadap kondisi museum yang sepi pengunjung, dapat di hitung jari pengunjung yang hadir berbarengan denganku saat itu, padahal museum ini adalah bagian dari sejarah kebangkitan Indonesia dari para komunis yang seharusnya teman-teman tau.

Museum ini terdiri dari beberapa tempat yang bersejarah mulai dari Museum Pengkhianatan PKI (Komunis), Sumur Tua tempat membuang 7 jenazah Pahlawan Revolusi, Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum, Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi dan Museum Paseban. Menurutku museum ini punya hawa mistis yang kuat, pasalnya memang pada zaman dahulu tempat itu dipakai oleh tentara-tentara komunis hingga penculikan dan pembunuhan terjadi, jadi ya memang agak menyeramkan sih lebih enak jika kesana membawa beberapa orang teman jangan sendiri karna akan terasa sangat iseng. Ketika sampai sana dan masuk area parkir kendaraan kita akan berjalan sedikit untuk memasuki museum, pada halaman depan museum pertama kali kita akan di suguhkan dengan beberapa mobil-mobil tua peninggalan para pahlawan yang terparkir rapih pada setiap balai-balainya. Tips buat teman-teman agar nyambung dengan maksud yang ingin diceritakan oleh museum kalian bisa memasuki museum pengkhianatan PKI terlebih dahulu disana merupakan ruangan indoor dengan lorong-lorong berisi diorama yang bercerita menyeluruh mengenai kisah Indonesia memerangi belanda dan PKI. Setiap etalase berisi diorama terdapat nomer urut cerita, jadi pengunjung bisa lebih mengikuti alurnya tanpa harus kebingungan.



Museum pengkianatan PKI akan berakhir di jembatan yang mengarah turun dan langsung ke Museum paseban, isi disana hampir sama dengan Museum PKI yaitu diorama yang menunjukan cerita lanjutan dari yang sudah diceritakan dimuseum pengkhianatan PKI namun seinget aku diorama di museum paseban ini ada diorama yang memiliki ukuran yang cukup besar yaitu seperti manusia sungguhan. Selain itu tempat ini juga terdapat Foto ke-7 Pahlawan Revolusi, yang ukuran foto tersebut sudah diperbesar dari aslinya, adanya Ruang Relik disana yang menjadi tempat dipamerkannya barang-barang, terutama pakaian yang mereka kenakan ketika mereka di culik, di siksa, sampai akhirnya di bunuh, berikut dengan hasil visum dari dokter. Selain itu terdapat pula Aqualung sebuah alat bantu pernapasan yang digunakan untuk mengangkat jenazah 7 Pahlawan Revolusi dari dalam sumur tua. Tak ketinggalan di museum paseban ini pula terdapat Ruang Teater yang memutar rekaman bersejarah pengangkatan jenazah Pahlawan Revolusi, Pemakaman ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, dan lain-lain, masa putar rekaman ini kurang lebih 30 menit. Namun sayangnya beberapa kali aku kesana aku belum mendapat kesempatan untuk dapat mengikuti pemutaran film tersebut huhu karena ada jadwal pemutarannya dan terkadang petugas tidak dapat memutarkan karena kalo ga salah ada kuota minimal yang mau menonton jadi gabisa hanya 1orang atau 3orang, tapi gimana saat aku datang kesana aja memang sepi sekali pengunjungnya L.

Setelah keluar dari Paseban barulah mengarah ke area outdoor yang terdiri dari Sumur Tua sebenernya sumur ini sering disebut ‘Sumur Maut’ karena menjadi tempat dimana 7 jenazah para pahlawan tersebut dibuang dalam ukuran diameter 75cm dengan kedalaman 12meter bisa dibayangkan betapa kejinya para komunis saat itu inilah nama-nama ke-7 pahlawan tersebut Jend. Anumerta Ahmad Yani, Mayjen. Anumerta Donald Isaaccus Panjaitan, Letjen. Anumerta M.T. Haryono, Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean, Letjen. Anumerta Siswandono Parman, Letjen. Anumerta Suprapto, Mayjen. Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, tepat disamping sumur terdapat Rumah Penyiksaan merupakan tempat para Pahlawan Revolusi disiksa untuk menandatangani surat pernyataan mendukung komunisme di Indonesia, mereka disiksa seblum akhirnya dibunuh, ditempat ini ditampilkan diorama yang berukuran seperti manusia dan ada  rekaman suara yang menceritakannya menurutku rumah penyiksaan ini cukup seram karna diorama yang seukuran manusia dengan pakaian dan ditampilkan diorama yang berdarah-darah seakan akan diorama itu hidup hiiiii akusi lumayan parno hehe, ada juga Pos Komando yang menjadi tempat berkumpul PKI dalam rangka penyusunan rencana penculikan para pahlawan revolusi, dan ada Dapur Umum, Tempat ini sebenarnya sebuah rumah yang dialih fungsikan oleh PKI sebagai Dapur Umum, rumah yang statusnya milik Ibu Amroh ini dipakai sebagai tempat sarana konsumsi anggota G30S/PKI semua yang ada didalam rumah itu masih sangat asli bahkan kotor-kotor tanah liat dari lantai masih benar-benar terlihat agak gelap dan cukup seram juga ketika masuk dapur ini, dan Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi tak ketinggalan ada monumen patung ke-7 pahlawan tersebut dengan burung garuda besar dan pancasila didada burung tersebut yang melambangkan Ideologi bangsa kami yaitu Pancasila.

Sejauh ini sih menurutku museum ini punya hawa yang sangat kental dengan mistisnya, dan jujur rasa parno selalu menghantui aku saat menjelajahi Museum tersebut, setelah pulang dari sana aku searching mengenai kejadian apa saja yang pernah terjadi disana setelah tempat itu dijadikan museum dari beberapa blog juga aku mendapati bahwa masyarakat setempat sering mendengar suara tembakan pistol, suara jeritan dan tangisan kesakitan, suara derap barisan para tentara yang berlari di sepertiga malam dan masih banyak lagi hiiiii seram bukan tapi banyak pelajaran yang dapat kita ambil disana dimana melihat perjuangan para pahlawan mempertahankan Ideologi Pancasila bangsa ini. Yuk teman-teman tengok sejarah bangsa ini dan menolak lupa atas kekejaman yang dilakukan anggota PKI (komunis) agar kita tau akan bertindak apa untuk selalu membela Negara ini. Sampai disini aja perjalananku ke Museum Pancasila Sakti ini aku jadi lebih tau bagaimana mereka sangatlah pantas disebut sebagai Pahlawan dengan bertaruh nyawa untuk bangsa ini. Terima kasih teman-teman semoga enjoy dan see youJ


Jelajah Museum di Yogyakarta



Halo, assallamualaikum apa kabar teman-teman….

Di tulisan kali ini aku mau bercerita mengenai perjalanan ke suatu tempat yang menurutku menarik dan punya banyak sekali cerita didalamnya. Sebelumnya ku beri tau sedikit mengenai diriku hehe, bahwa hal ini juga engga banyak yang tau termasuk teman-teman terdekat sekalipun. Aku adalah salah seorang yang punya ketertarikan lebih terhadap karya seni, dan tempat-tempat yang menyimpan sejarah seperti museum atau yang lainnya. Dalam pertemuan kita kali ini aku ingin berbagi cerita dan menebar pesan kepada teman-teman bahwasannya penting sekali/perlu untuk menengok dan mengetahui sejarah yang ada di Negara kita ini, minimal yang ada di kota-kota terdekat dari kita deh.

Kali ini simak cerita perjalananku ya teman-teman, sebenarnya ini adalah perjalanan yang sudah lama sekali namun baru ku tulis hehehe semoga tidak basi yaa^^. Perjalanan ini terjadi mungkin sekitar tahun 2012 lalu ketika aku dan keluargaku berlibur ke kota Yogyakarta, karna ketertarikanku terhadap tempat bersejarah aku mengusulkan ide untuk pada hari itu kami pergi ke Museum Kereta Keraton Yogyakarta, kenapa aku bisa mengusul tempat itu ? ketika kami sekeluarga sampai di jogja dan ketika mencari tempat penginapan, kendaraan kami melewati museum itu dan itu menjadi daya tarikku ketika dari awal melihat museum tersebut hehehe.

Beralamatkan di Jln.Rotowijayan, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, ngga jauh dari alun-alun utara dan tepat bersebelahan dengan bangunan keraton Yogyakarta, namun museum berada tepat di sisi barat keraton. Museum Kereta Keraton Yogyakarta adalah sebuah museum yang bisa terbilang berukuran tidak luas pada saat itu dikelola oleh pihak Keraton Yogyakarta. Berkunjung ke Museum ini teman-teman akan disajikan berbagai bentuk kereta kuda kesultanan yang umurnya sudah ratusan tahun lamanya, Tempat ini menyimpan beberapa koleksi kereta kencana yang dimiliki keraton, dahulu tempat ini disebut sebagai garasinya kereta-kereta milik keraton. Ada tiga jenis kereta keraton yang disimpan di sini. Pertama, kereta atap terbuka dan beroda dua. Kedua, kereta atap terbuka dan beroda empat. Yang terakhir, kereta atap tertutup dan beroda empat. Semua kereta di sana  memiliki nama tersendiri dan memiliki fungsi masing-masing. Aku tidak ingat persis berapa harga tiket masuk pada tahun 2012 lalu dan jam operasional dari museum ini hehe namun ada satuhal yang aku ingat persis yaitu ‘guide lokal’ pada saat aku kesana tersedia beberapa guide yang menjelaskan satu persatu sejarah dari kereta keraton yang ada disana, hebatnya lagi para guide sangat dermawan dengan tidak mematok harga alias seikhlasnya, sungguh mulia ya.

Kereta yang dipamerkan masih terlihat sangat terawat, eksotis dengan pembaharuan cat bahkan beberapa kereta masih ada yang di operasikan oleh Keraton untuk acara-acara formal menyangkut budaya keraton yang sangat kental, atau digunakan hanya sebatas parade budaya di jogja yang diselenggarakan oleh keratin Jadi kereta di sana tidak dengan sembarangan digunakan, pengalaman aku disana sebenarnya sempat tidak menyenangkan pasalnya aku mendapati sedikit hal yang horror yang terjadi didepan mata kepalaku sendiri hehe tapi tidak itu yang ingin aku bahas karna hal itu dengan cepat diatasi oleh sang guide yang menjelaskan dan membantu menenangkan kami sekeluarga. Memang seharusnya tidak heran jika terjadi hal tersebut karna benda-benda bersejarah umumnya adalah saksi bisu dengan umur ratusan tahun pastilah sudah menjadi benda yang cukup sakral apalagi jika benda tersebut masih kental dengan kebudayaan-kebudayaan sebelumnya seperti yang ada di Museum Kereta Keraton ini. Yang unik di museum ini adalah ada sebuah kereta yang dikeramatkan, kereta-kereta tersebut diberikan sekat khusus yang letaknya dipisahkan dengan kereta-kereta yang lain. Di antaranya adalah Kereta Garuda Yeksa yang biasa disebut kereta kencana, karena hiasan yang ada di kereta dini dilapisi oleh emas dan di atasnya terdapat simbol seperti mahkota yang terbuat dari emas juga. Pokoknya semua yang disana itu keren-keren seperti melihat mahakarya-mahakarya sebagus itu yang dijaman sekarang sudah tidak ada yang berkeliaran lagi, kecuali kereta kuda standar yang sering dipakai untuk jalan-jalan atau Andong.
Yuk teman-teman terutama yang di jogja sayang sekali kalau dilewatkan museum yang satu ini, buat yang suka jalan-jalan juga boleh yuk datangi dan kenali sejarah bangsa kita, karna kita sebagai warga Negara Indonesia juga harus bangga terhadap apa yang pernah dipakai dan trend pada eranya yaitu termasuk Kereta-kereta Keraton tersebut. 
Boleh banget nih buat teman-teman yang sekiranya tau kabar terbaru dari museum ini di comment ya dibawah ini, mari kita saling bercerita agar wawasan serta minat orang-orang yang lain bertambah juga, seruloh belajar dan mengetahui sejarah ada beberapa foto di akhir tulisan ini mungkin bisa sebagai gambaran buat teman-teman terhadap museum ini, tapi maaf sebelumnya berhubung perjalanan ini sudah terjadi beberapa tahun silam jadi aku tidak lagi mempunyai dokumentasi milikku sendiri jadi semua gambar bersumber dari google. terima kasih pengertiannya See you and please enjoy guys! :)





Berjerawat? Yuk tangani dengan tepat

Halooo assallamualaikum...
Ga lama kan, langsung kembali lagi dengan blog ini. Kali ini aku bercerita mengenai permasalahan yang muncul di diri aku, kira-kira udah hampir setahun lamanya.  Permasalahannya itu aku jamin banget dianggap bermasalah juga bagi semua orang, mau perempuan ataupun laki-laki sekalipun, Masalah itu adalah JERAWAT!!!
Jadi gatau kenapa,mengapa, dan bagaimana awal mulanya jerawat-jerawat bandel ini tiba-tiba banget muncul di wajahku, munculnya tuh kurang lebih waktu semester3 dan rasanya kaget banget plus sedih, down banget setelah semua teman-teman, orang yang kenal aku dari smp, smk, bahkan sampai mamaku pun heran sama wajah aku dan mereka kompak pada bilang kurang lebih seperti ini :
“din, kok banyak banget jerawat kenapa?” 
“ih banyak banget jerawatlo” 
“kok bisa jerawatan gitu??” dan bla..bla...bla....


Aneh binti heran, saat itu si jerawat ga selesai-selesai munculnya ilang satu tumbuh lagi, terus betenya lagi si jerawat meninggalkan bekas-bekas jerawat alias flek hitam di wajahku L dan tekstur kulitku dulu tuh parah kaya jalanan rusak karna jerawatku banyak dan tipe jerawatku itu yang gede-gede munculnya bukan kecil kaya jerawat batu atau bruntusan.
Ditulisan kali ini aku mau kasih tips and trick menanganin jerawat yang bisa dibilang lumayan menolong ala aku hehehe, sebelumnya inget ya guys hasil yang didapat bisa saja berbeda di setiap orang tergantung jenis kulit dan permasalahan yang kalian alamin lho. Jadi jangan sepenuhnya langsung teracuni dengan cara dan produk yang aku pakai ya ^^ Tips and trick ini bisa dibilang merangkap ya guys mulai dari mencegah, hingga menangani jerawat yang dirasa baru mau muncul dan yang sudah muncul kepermukaan wajah kalian.

Pertama
     Rutinitas aku kalo abis berpergian atau beraktifitas seharian diluar ruangan ketika pulang step pertama yang aku lakuin adalah bersihin make-up plus debu-debu yang menempel, aku pakai milk cleanser as always merk viva selain murah meriah, produk ini lah yang paling cocok diwajah aku ketimbang merk lain yg punya harga diatas dia haha, pengertian ya kulit wajahku terhadap dompetku.


(Milk cleanser dan face tonic varian greentea)
Paling sering aku pakai yang varian green tea (mungkin udah banyak yg tau kalo greentea emang khasiatnya khusus masalah jerawat), cucumber (berhubung jenis kulit aku dari dulu emang oily atau berminyak dan minyak diwajah itu merupakan faktor pemicu timbulnya jerawat jadi kadang aku selingi pilih yang cucumber atau mentimun untuk mengurangi minyak diwajahku) dan lemon (siapa yang gatau khasiat lemon? Lemon sendiri menurutku punya khasiat yang merangkap dari kedua varian yang telah aku bahas tadi, namun kelebihan lemon juga sebagai pencerah wajah) berhubung waktu jerawat parah kulitku menjadi komplikasi alias semua yang buruk ada di kulitku seperti kusam, berminyak, komedo, pori-pori juga membesar huh sebel banget kan pasti, pointnya buat kalian harus pinter-pinter kenali kulit wajah kalian sendiri ya guys biar penanganan yang kalian lakukan juga bisa maksimal hasilnya.
Step kedua aku selalu pakai pasangannya yaitu face tonic dia udah sepaket berpasangan dengan milk cleanser, face tonic ini bentuknya cair seperti toner pada umumnya fungsinya untuk mengangkat sisa-sisa kotoran atau sisa milk cleanser yang masih menempel pada wajah. Baru deh aku cuci muka pakai creamy facial wash langganan aku merk Acnes, tau dong pasti kalo serangkaian produk Acnes itu emang spesialis kulit dengan masalah jerawat. Tips membersihkan wajah ini juga bisa menjadi cara mencegah jerawat muncul loh guys karna semakin kalian rajin membersihkan wajah kalian maka jerawat juga tidak akan muncul.

Kedua
     Jika dirasa cenat-cenut seakan jerawat baru mau muncul biasanya aku langsung tambah rajin cuci muka (sejujurnya aku ga serajin itu kok cuci mukanya guys hehe, keseringan lupa malah) dan yang paling sering aku lakuin adalah maskeran hal yang sama juga aku lakuin ketika si jerawat udah terpampang di wajah, Cuma biasanya aku tambah treatment dengan salep dan obat dalem. Berikut beberapa produk yang aku pakai :

(ST.Ives Blemish Control)
1)    untuk face scrub aku setia dan teramat cinta sama brand St. Ives dimana dia juga menjadi #1 Scrub brand in America. “Kulit berjerawat memangnya boleh scrubbing? Bukannya malah menambah peradangan jerawat?” iya statement tersebut memang betul, aku ga pakai ini saat jerawatan parah ya guys ini aku pakai ketika jerawat mulai mereda, atau biasanya aku jadiin obat totol dijerawat didaerah yang baru mau muncul jerawat atau jerawat yang sudah tumbuh. Aku pakai scrub yang jenis Blemish Control Apricot Scrub dimana fungsinya menangani jerawat, masalah pori-pori besar tapiiiii kalo menurut kulit wajahku dia work it mengempeskan jerawat, dan membuat kulitku ga berminyak lagi!!! So happy! All in one banget tah poko’e. lagi dan lagi guys aku saranin untuk kalian kenali dulu keluhan wajah kalian ya karna St.Ives sendiripun punya beberapa jenis varian yang kece-kece parah khasiatnya menurutku!
2)     Siapa yang ga kenal produknya Oxy?? Apalagi obat totolnya?? Buat kamu yang punya masalah jerawat serius nyesel bgt ga kenal sama produk ini, brand yang satu ini sangat terkenal akan keampuhannya dalam mengobati dan mencegah jerawat. Hampir semua produk Oxy mengandung Benzoyl Peroxide, yaitu salah satu zat yang berguna untuk membunuh bakteri penyebab jerawat menjadi parah dan menyebar serta sangat efektif untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat menimbulkan tumpukan kotoran pada pori-pori dan menyebabkan jerawat. Bukan hanya itu saja, kebanyakan produk Oxy juga mengandung salicylic acid yang berguna untuk menyembuhkan jerawat, membuka pori-pori guna membersihkannya yang pastinya membuat kulit kita semakin sehat dan memperhalus kulit. Obat totol yg aku pake Oxy10, bedanya apa sama yang Oxy5? Menurutku Oxy10 lebih bekerja cepat di jerawat-jerawatku karna sudah jelas juga dari namanya ‘Oxy10 Maximum’ dia bekerja lebih maksimal karna dosis obat yang lebih tinggi daripada yang Oxy5 reguler. Awal apply ke jerawat memang akan terasa agak perih tapi so far perihnya itu ga yang bikin luka atau panas ke kulit dan perihnya karna dosis yang tingi tadi yang membuat lebih cepat bekerja mengeksekusi jerawat menjadi langsung kempes dan kering!!! Bener-bener bekerja dengan luarbiasa menurutku hehehe.

Sejauh ini untuk menangani jerawat aku hanya rutinin pake produk-produk diatas tujuannya sih biar jerawatku ga meradang, karna jerawat yang aku punya bener-bener bikin minder, honestly jerawatku itu tumbuh besar-besar L, ya cuma sedikit si rangkaiannya tapi bagus banget hasilnya! Aku pribadi takut kalau mau pake produk-produk yang beragam takut tambah parah L 

Cerita lagi sedikit mengenai kondisi kulit wajahku saat ini, jerawat bandel masih muncul tapi yang bikin happy itu munculnya ga serombongan lagi kaya mau tawuran, untuk bekas jerawatnya masih ada dan orang bilang ya sedikit demi sedikit agak pudar (pudar dari mane cuy, kalo ngaca aja masih jelas banget haha tapi aku aamiin aja ucapan dari netizen) bahkan aku rasa yang jadi permasalahan baru diwajah adalah si flek hitam jahat ini, karna susah banget cuy ternyata menghilangkan flek-flek bekas jerawat ini, ga semudah menghilangkan kenangan masa lalu hahaha, segitu aja kali ini cerita dinda kepanjangan ya? Hehehe semoga enjoy dengan tulisanku, inget yaaa produk yang aku review di atas belum tentu work it di kalian juga karna kita semua diciptakan dengan beragam jenis kulit dan beragam juga permasalahannya tapi monggo dicoba untuk kalian yang udah stresfull sama si jerawat hehe.


See you guys! And enjoy❤❤❤

Cari Blog Ini

Halaman