MENOLAK LUPA GERAKAN 30S/PKI


Haloo, hai teman-teman assallamualaikum….

Mari bercerita lagi, kali ini aku mau menuliskan tentang perjalananku ke salah satu Museum lagi hehehe. Iya sesuka itu ke museum jadi ya lumayan punya beberapa cerita untuk di share ke teman-teman biar kalian ada motivasi untuk mulai mencoba jalan-jalan ke museum jangan ke mall terus, padahal tiket masuk museum itu terbilang murah loh dari beberapa museum dijakarta atau mungkin kebanyakan museum menawarkan tiket masuk dibawah 10.000 bahkan ada yang dibawah 5.000 yang dimana uang segitu ga akan bisa buat masuk mall (alias buat bayar parkir yang berjam-jam), ya mungkin ada juga beberapa museum modern yang menawarkan harga tiket masuk diatas harga tersebut yang cukup mengocek kantong pelajar atau mahasiswa hehe. 
Tapi kenapa museum sepi peminat? membosankan berada di museum? menurutku tidak, museum itu tempat menambah wawasan yang mungkin kita ga tau jadi tau, atau mungkin yang kalian fikir kalian tau tapi ternyata bisa saja salah atau bahkan ternyata malah kalian gatau apa-apa. Menarik loh museum itu punya banyak cerita, banyak warna, bermain dengan emosional diri sendiri, melihat seni, melihat budaya, ah pokoknya main ke museum tuh pilihan yang top pisan kalo kata akutu.
Ada yang pernah dengar Museum Pancasila Sakti? atau Monumen Pahlawan Revolusi? Ya aku ingin bercerita mengenai tempat itu, museum yang tergolong dalam kategori ‘Museum yang seram di Jakarta’. Monumen Pancasila Sakti dibangun atas gagasan Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektare. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis. Museum atau monument yang terletak di Jl. Raya Pd. Gede, RT.1/RW.2, Lubang Buaya, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13810, sebelum menjadi sebuah museum sejarah, tempat ini merupakan tanah atau kebun kosong yang dijadikan sebagai tempat pembuangan terakhir para korban Gerakan 30 September 1965 (G30S), di kawasan kebun kosong itu terdapat sebuah lubang sumur tua sedalam 12 meter yang digunakan untuk membuang jenazah para korban G30S. Sumur tua itu berdiameter 75cm.
Lagi dan lagi seperti biasa ketika memasuki Museum, hati merasa sedih dan kecewa terhadap kondisi museum yang sepi pengunjung, dapat di hitung jari pengunjung yang hadir berbarengan denganku saat itu, padahal museum ini adalah bagian dari sejarah kebangkitan Indonesia dari para komunis yang seharusnya teman-teman tau.

Museum ini terdiri dari beberapa tempat yang bersejarah mulai dari Museum Pengkhianatan PKI (Komunis), Sumur Tua tempat membuang 7 jenazah Pahlawan Revolusi, Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum, Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi dan Museum Paseban. Menurutku museum ini punya hawa mistis yang kuat, pasalnya memang pada zaman dahulu tempat itu dipakai oleh tentara-tentara komunis hingga penculikan dan pembunuhan terjadi, jadi ya memang agak menyeramkan sih lebih enak jika kesana membawa beberapa orang teman jangan sendiri karna akan terasa sangat iseng. Ketika sampai sana dan masuk area parkir kendaraan kita akan berjalan sedikit untuk memasuki museum, pada halaman depan museum pertama kali kita akan di suguhkan dengan beberapa mobil-mobil tua peninggalan para pahlawan yang terparkir rapih pada setiap balai-balainya. Tips buat teman-teman agar nyambung dengan maksud yang ingin diceritakan oleh museum kalian bisa memasuki museum pengkhianatan PKI terlebih dahulu disana merupakan ruangan indoor dengan lorong-lorong berisi diorama yang bercerita menyeluruh mengenai kisah Indonesia memerangi belanda dan PKI. Setiap etalase berisi diorama terdapat nomer urut cerita, jadi pengunjung bisa lebih mengikuti alurnya tanpa harus kebingungan.



Museum pengkianatan PKI akan berakhir di jembatan yang mengarah turun dan langsung ke Museum paseban, isi disana hampir sama dengan Museum PKI yaitu diorama yang menunjukan cerita lanjutan dari yang sudah diceritakan dimuseum pengkhianatan PKI namun seinget aku diorama di museum paseban ini ada diorama yang memiliki ukuran yang cukup besar yaitu seperti manusia sungguhan. Selain itu tempat ini juga terdapat Foto ke-7 Pahlawan Revolusi, yang ukuran foto tersebut sudah diperbesar dari aslinya, adanya Ruang Relik disana yang menjadi tempat dipamerkannya barang-barang, terutama pakaian yang mereka kenakan ketika mereka di culik, di siksa, sampai akhirnya di bunuh, berikut dengan hasil visum dari dokter. Selain itu terdapat pula Aqualung sebuah alat bantu pernapasan yang digunakan untuk mengangkat jenazah 7 Pahlawan Revolusi dari dalam sumur tua. Tak ketinggalan di museum paseban ini pula terdapat Ruang Teater yang memutar rekaman bersejarah pengangkatan jenazah Pahlawan Revolusi, Pemakaman ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, dan lain-lain, masa putar rekaman ini kurang lebih 30 menit. Namun sayangnya beberapa kali aku kesana aku belum mendapat kesempatan untuk dapat mengikuti pemutaran film tersebut huhu karena ada jadwal pemutarannya dan terkadang petugas tidak dapat memutarkan karena kalo ga salah ada kuota minimal yang mau menonton jadi gabisa hanya 1orang atau 3orang, tapi gimana saat aku datang kesana aja memang sepi sekali pengunjungnya L.

Setelah keluar dari Paseban barulah mengarah ke area outdoor yang terdiri dari Sumur Tua sebenernya sumur ini sering disebut ‘Sumur Maut’ karena menjadi tempat dimana 7 jenazah para pahlawan tersebut dibuang dalam ukuran diameter 75cm dengan kedalaman 12meter bisa dibayangkan betapa kejinya para komunis saat itu inilah nama-nama ke-7 pahlawan tersebut Jend. Anumerta Ahmad Yani, Mayjen. Anumerta Donald Isaaccus Panjaitan, Letjen. Anumerta M.T. Haryono, Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean, Letjen. Anumerta Siswandono Parman, Letjen. Anumerta Suprapto, Mayjen. Anumerta Sutoyo Siswomiharjo, tepat disamping sumur terdapat Rumah Penyiksaan merupakan tempat para Pahlawan Revolusi disiksa untuk menandatangani surat pernyataan mendukung komunisme di Indonesia, mereka disiksa seblum akhirnya dibunuh, ditempat ini ditampilkan diorama yang berukuran seperti manusia dan ada  rekaman suara yang menceritakannya menurutku rumah penyiksaan ini cukup seram karna diorama yang seukuran manusia dengan pakaian dan ditampilkan diorama yang berdarah-darah seakan akan diorama itu hidup hiiiii akusi lumayan parno hehe, ada juga Pos Komando yang menjadi tempat berkumpul PKI dalam rangka penyusunan rencana penculikan para pahlawan revolusi, dan ada Dapur Umum, Tempat ini sebenarnya sebuah rumah yang dialih fungsikan oleh PKI sebagai Dapur Umum, rumah yang statusnya milik Ibu Amroh ini dipakai sebagai tempat sarana konsumsi anggota G30S/PKI semua yang ada didalam rumah itu masih sangat asli bahkan kotor-kotor tanah liat dari lantai masih benar-benar terlihat agak gelap dan cukup seram juga ketika masuk dapur ini, dan Mobil-Mobil tua peninggalan Pahlawan Revolusi tak ketinggalan ada monumen patung ke-7 pahlawan tersebut dengan burung garuda besar dan pancasila didada burung tersebut yang melambangkan Ideologi bangsa kami yaitu Pancasila.

Sejauh ini sih menurutku museum ini punya hawa yang sangat kental dengan mistisnya, dan jujur rasa parno selalu menghantui aku saat menjelajahi Museum tersebut, setelah pulang dari sana aku searching mengenai kejadian apa saja yang pernah terjadi disana setelah tempat itu dijadikan museum dari beberapa blog juga aku mendapati bahwa masyarakat setempat sering mendengar suara tembakan pistol, suara jeritan dan tangisan kesakitan, suara derap barisan para tentara yang berlari di sepertiga malam dan masih banyak lagi hiiiii seram bukan tapi banyak pelajaran yang dapat kita ambil disana dimana melihat perjuangan para pahlawan mempertahankan Ideologi Pancasila bangsa ini. Yuk teman-teman tengok sejarah bangsa ini dan menolak lupa atas kekejaman yang dilakukan anggota PKI (komunis) agar kita tau akan bertindak apa untuk selalu membela Negara ini. Sampai disini aja perjalananku ke Museum Pancasila Sakti ini aku jadi lebih tau bagaimana mereka sangatlah pantas disebut sebagai Pahlawan dengan bertaruh nyawa untuk bangsa ini. Terima kasih teman-teman semoga enjoy dan see youJ


0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Halaman